Winarto, dilahirkan 26 November 1984 di sebuah rumah kecil di Kawasan Benowo Wetan, Ngringo. Bapak bernama Salimin, Ibu bernama Mujiyem. Mempunyai seorang kakak, bernama Winarno, yang sangat menyukai olahraga bulutangkis. Hidup di dalam keluarga yang sangat sederhana. Bapak yang seorang tukang sampah dan ibu berjualan pecel bakmi, mengajarkan untuk selalu belajar dan bekerja, tentu juga berdoa. Mereka ingin anak-anaknya hidup enak, tidak rekoso seperti orang tuanya.
Sejak kecil sangat penakut bila bertemu dan berbicara di hadapan orang. Menempuh pendidikan Taman Kakak-Kanak Pertiwi III Ngringo. Melanjutkan studi di Sekolah Dasar Ngringo 8 Jaten Karanganyar. Peraih beberapa prestasi ketika duduk di bangku SD, seperti siswa teladan dan nembang macapat. Lulus dari SD Negeri Ngringo 8 Surakarta pada tahun 1997. Namun sangat disayangkan, Sekolah Dasar itu akhirnya harus tutup dan bubar karena kekurangan murid, dan beralih menjadi Sekolah Luar Biasa. Sedih. Guru favorit selama Sekolah Dasar adalah Ibu Mur, disiplin dan keras, kalau tidak mau disebut dengan galak.
Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Winarto menempuhnya di SMP N 8 Surakarta di daerah Sekar Pace. Dari Benowo hingga Sekolah selalu naik sepeda kayuh. Kira-kira 25 menit perjalanan.Kebiasaan naik sepeda inipun sudah dijalani ketika di Sekolah Dasar. Selesai menempuh jenjang SMP pada tahun 2000, Winarto melanjutkan studi di Sekolah Menengah Umum Negeri 3 Surakarta. Sebuah sekolah yang memiliki dua lokasi, di kawasan Warung Miri dan Kawasan Kerkop. Meski lumayan jauh dari rumah, Wiinarto pun berangkat dan pulang sekolah dengan menggunakan sepeda kayuhnya, yang di beli ketika kelas 2 SD.
Lulus dengan prestasi yang sangat membanggakan, kemudian memilih Satya Wacana pada tahun 2003 di Salatiga untuk menempuh pendidikan tinggi. Sebenarnya adalah sesuatu yang nekad, menempuh kuliah di luar kota, hampir dihalangi oleh orang tua karena dirasa orang tua tidak mampu. Setelah meyakinkan bahwa mampu mandiri,akhirnya sampailah Winarto di Salatiga. Sebagai konsekuensinya, Winarto pun bekerja untuk hidup dengan menjadi asisten dosen baik dalam pengajar, penelitian dan training, bekerja partimer di Centre for Micro and Small Entreprises Dynamic hingga membantu teman-temannya dalam menyelesaikan skripsi atau matakuliah.
Lulus dari Fakultas Ekonomi Satya Wacana pada November 2007. Tetap melanjutkan aktivitas di Salatiga hingga Agustus 2008. Selanjutnya bekerja di Global Research and Intlligence Network hingga saat ini. Untuk informasi lebih lanjut hubungi Win’s Contact.


