Permadani Bunga Keukenhof, Pesona Wisata Negeri Belanda

13350417851323534159

Pintu gerbang utama Keukenhof; foto dokumentasi pribadi

Keukenhof: the Garden of Europe

Kisah persahabatan Geng Aagaban yang dimotori oleh Lintang, Wicak, Daus, Geri dan Banjar di buku Negeri van Oranje berlatang belakang cerita di sebuah taman bunga yang dikenal dengan Keukenhof. Taman bunga ini dikenal sebagai the Garden of Europe sebab merupakan taman bunga terbesar di dunia yang terletak di Lisse, South Holland. Keukenhof adalah salah satu tujuan wisata yang terkenal di Negeri Belanda sejak 60 tahun terakhir ini. Taman dengan luas sekitar 32 ha ini terdapat 7 juta bunga yang ditanam dengan menggunakan tangan dan sekitar 4,5 juta merupakan bunga tulip dengan 100 varietas yang berbeda. Jadi bisa dibayangkan bagaimana indahnya Taman Bunga Keukenhof. Jika dilihat dari atas, taman itu bak sebuah permadani raksasa yang berwarna-warni nan mempesona.

Taman bunga yang mendapat predikat sebagai Europe’s most valued attraction ini telah dikunjungi oleh lebih dari 44 juta pengunjung dalam 60 tahun terakhir. Tiap tahun, yaitu saat musim semi tiba, ribuan orang dari berbagai penjuru dunia datang mengunjungi Taman Bunga Keukenhof. Pada tahun 2012 ini, Taman Bunga Keukenhof dibuka sejak 22 Maret 2012 hingga 20 Mei 2012. Berbagai macam acara dan kegiatan diselenggarakan di sana. Pengunjung tidak saja disuguhi keindahan taman bunga, tetapi mereka juga bisa menikmati parade bunga yang dilaksanakan pada tanggal 21 April 2012 serta beberapa aktivitas budaya lainnya.

1335041856802962850

Tema Keukenhof 2012 Poland Heart of Europe; foto dokumentasi pribadi

Secara resmi, Taman Bunga Keukenhof dibuka pada hari Rabu 21 Maret 2012. Pada upacara pembukaan itu, turut hadir istri Presiden Polandia, Mrs Anna Komorowska. Poland – Heart of Europe” menjadi tema Taman Bunga Keukenhof tahun 2012 ini. Mozaik bunga Frédéric Chopin, komponis yang lahir di Polandia, menjadi salah satu tontonan unggulan dan kebanggaan yang bisa ditemui di Keukenhof tahun 2012. Dengan daya tarik yang ditawarkan, rombongan Perhimpunan Pelajar Indonnesia di Groningen bersama-sama datang menikmati keindahan Taman Keukenhof tahun 2012 ini. Dengan menyewa bus, tidak kurang dari 80 orang pelajar dan masyarakat Indonesia di Groningen berangkat dari Groningen Centraal Station pukul 07.00 menuju ke Keukenhof pada hari Sabtu 21 April 2012. Hari tersebut bertepatan dengan parade bunga di Keukenhof.

13350420052084352297

Info tiket Keukenhof 2012 www.keukenhof.nl

Jika tidak menyewa bus, para pengunjung Keukenhof biasanya harus pergi ke Bandara Schipol atau Leiden Centraal Station. Di sana, para pengunjung bisa langsung membeli tiket kombinasi yang mencakup tiket bus dan tiket masuk Keukenhof sebesar 21 Euro untuk orang dewasa, 11 Euro untuk anak-anak dan 18 Euro untuk mereka yang sudah berusia lebih dari 65 tahun. Rincian harga tiket masuk dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Tiket masuk tersebut dapat dibeli secara online atau di loket-loket yang ada di Keukenhof. Biasanya, harga tiket online lebih murah jika dibandingkan dengan harga tiket di loket. Selain itu, kelebihan membeli tiket online adalah pengunjung tidak perlu mengantri panjang.

The most photographed place in the world

Bus melaju dengan kencang menyusuri jalan bebas hambatan. Langit Groningen sejauh mata memandang tampak hitam. Hujan rintik-rintik mulai membasahi bumi. Prakiraan cuaca juga mengatakan bahwa akan berpeluang turun hujan di hampir seluruh wilayah Belanda. Beberapa peserta wisata bersama ke Keukenhof sudah merasa cemas dengan prakiraan cuaca tersebut.

Butuh waktu sekitar 2,5 jam perjalanan dari Groningen ke Keukenhof. Akhirnya, bus pun memasuki pelataran parkir. Di sana, sudah banyak bus dan mobil sudah terparkir dengan rapi. Para pengunjung sudah berdatangan dan berduyun-duyun menuju pintu masuk Keukenhof. Setelah menunggu beberapa saat, panitia wisata bersama PPI-Groningen membagikan tiket masuk ke semua peserta. Cuaca memang sedikit tidak bersahabat. Saat antri di hoofdingang, hujan sudah mulai turun. Para pengunjung mulai membuka payung mereka atau mengenakan mantel hujan. Pengunjung yang tidak membawa payung atau mantel hujan dengan terpaksa mencari tempat berteduh dan menunggu sambil berharap hujan cepat reda.

Mendengarkan percakapan para pengunjung yang menggunakan beragam bahasa, mengindikasikan bahwa mereka datang dari berbagai negara. Taman bunga Keukenhof memang memberi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan tidak saja pelancong lokal Belanda, tetapi juga wisatawan luar negeri. Sesaat sebelum memasuki taman, para pengunjung bisa mengamati sebuah pemandangan yang sangat indah. Bak permadani, bunga tulip dengan berbagai macam warna terbentang luas di sebuah ladang.

13350421291715296382

Permadani Bunga di Keukenhof; foto dokumentasi pribadi

Karena itulah, Taman Bunga Keukenhof dinobatkan sebagai the most photographed place in the world. Para pengunjung yang datang sangat senang dengan pemandangan berbagai macam jenis dan warna bunga yang ditata dengan sangat rapi. Merekatidak melewatkan sedikitpun kesempatan untuk mengabadikan momen berfoto bersama di Taman Bunga Keukenhof. Beraneka gaya diperagakan oleh para pengunjung ketika berfoto bersama dengan bunga-bunga. Para pengambil gambar pun tidak mau kalah memeragakan berbagai gaya ketika mengambil gambar teman, kerabat dan bunga-bunga yang ada di Taman Bunga Keukenhof.

Selama berada di dalam taman, para pengunjung bisa berjalan berkeliling menikmati keindahan Taman Bunga Keukenhof. Pengunjung juga bisa mampir di lima pavillion yang diberi nama sesuai dengan nama-nama Ratu Belanda, yaitu Juliana, Wilhelmina, Oranje Nassau, Willem-Alexander dan Beatrix. Jika lelah, pengunjung bisa mampir dan duduk sambil minum kopi dan berbagai santapan yang bisa dibeli dan dinikmati di dalam taman.

Pada hari Sabtu (21/4) juga dilaksanakan parade bunga. Langit yang semula mendung berubah menjadi cerah dan sinar mentari mulai menyinari bumi ketika parade bunga melewati Taman Bunga Keukenhof pada pukul 15.30. Sekitar jam 15.00, para wisatawan sudah memadati sepanjang jalan di dekat parkir bus dan mobil Keukenhof untuk menunggu parade bunga. Semula rombongan PPI-Groningan akan meninggalkan Taman Bunga Keukenhof sebelum parade bunga dimulai karena kemungkinan terjebak macet hingga malam hari. Namun, berhubungan ban bus terselip, rombongan PPI-Groningen terpaksa mengurungkan niat pulang lebih awal dan bisa menyaksikan parade bunga yang melewati Taman Bunga Keukenhof. Setelah ban bus berhasil lolos dari selip seusai ditarik sebuah traktor besar, rombongan PPI-Groningen masuk kembali ke dalam bus. Tapi apa mau dikata, kemacetan panjang terjadi. Baru jam 18.00, bus bisa meninggalkan arena parkir Taman Bunga Keukenhof dan kembali ke Kota Groningen. Sekitar pukul 20.15, bus sudah tiba di depan Groningen Centraal Station.

Meskipun lelah, wisata bersama ke Taman Bunga Keukenhof sangatlah mengesankan. Taman ini akan buka hingga 20 Mei 2012 mendatang. Informasi lengkap mengenai agenda kegiatan, tiket, rute dan pengumuman terkait dengan Keukenhof 2012, dapat dilihat di situs resmi Taman Bunga Keukenhof www.keukenhof.nl.

Beberapa foto-foto lain yang diambil dengan kamera saku di Keukenhof (21/4)

1335042262136851527

Rombongan PPI-Groningen, belum semua kumpul untuk foto bersama

1335042318760161927

Antri masuk di tengah guyuran hujan

1335042386890604182

Bunga

1335042546522538246

Bunga lagi

1335042605112752408

Lagi-lagi bunga

13350426801399958675

Di sana sini bunga

1335042730578569044

Mereka yang tertangkap kamera sedang mengambil gambar

1335042821936581839

Mengabadikan orang yang sedang memotret

13350429031610288887

Seru!! Memotret orang yang tengah memotret

13350429591505189450

Bunga dan mereka yang memotretnya

1335043023570985442

Papan petunjuk jalan di Keukenhof

13350431861622933669

Bus PPI-Groningen seusai ditarik traktor

1335043254702920945

Nonton parade bunga 21 April 2012 di Keukenhof

Tags: , , , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kuliner Nusantara, Kuliner Dunia

Wayang House yang dikelola Fenny dan Anton di Portland; dari video VOA

Wayang House yang dikelola Fenny dan Anton di Portland; dari video VOA

Indonesia dianugerahi oleh Yang Maha Esa kondisi geografis yang terdiri dari ribuan pulau, suku bangsa yang beraneka ragam dan kekayaan alam yang melimpah. Masing-masing daerah memiliki sesuatu yang menjadi ciri khas dan bisa dibanggakan, termasuk menu-menu kuliner yang menggoda selera. Berbagai kekayaan kuliner Indonesia tersedia untuk memanjakan lidah para pengunjung baik yang datang dari dalam maupun luar negeri. Bahkan, banyak pebisnis yang memanfaatkan peluang usaha dengan cara membuka restoran makanan khas Indonesia di luar negeri.

Seperti Liputan Feature VOA (4/4) yang melaporkan dari pusat kota Portland, negara bagian Oregon, USA. Liputan tersebut menyajikan informasi mengenai salah satu usaha yang dirintis oleh pendatang dari  Indonesia di Portland. Dengan mengusung nama “Wayang House”  food cart yang dikelola oleh Fenny dan Anton menyajikan menu-menu khas Indonesia seperti gado-gado, kari ayam, nasi uduk hingga tahu goreng. Usaha Wayang House tersebut hadir di tengah booming gerobak makanan yang menyajikan menu makanan dari berbagai macam etnis.

Menurut penuturan Fenny, makanan khas Indonesia di Amerika, terkhusus di Portland masih terbilang baru dan belum terkenal. Dengan bermodal sekitar 14.000 USD, mereka membeli gerobak bekas dan mendesainnya menjadi sebuah usaha gerobak makanan. Modal tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan mengelola restoran. Dengan tantangan bahwa beberapa pengusaha makanan Indonesia di Portland belum berhasil karena makanan Indonesia yang belum populer, Fenny dan Anton optimis bahwa usahanya tersebut akan meraup sukses. Bagi Fenny dan Anton, karena baru memulai usaha, mendapat 40-50 pembeli setiap hari sudah cukup lumayan.

Prospek makanan khas Indonesia untuk dicintai dan disukai oleh masyarakat dalam dan luar negeri sangat tinggi. Berbagai masakan Indonesia telah diakui oleh dunia internasional sebagai salah satu makanan yang lezat. Sebagai contoh, rendang yang menjadi makanan khas masyarakat Minang dinobatkan sebagai makanan terlezat menurut survey yang dilakukan pada CNNGo.com pada tahun 2011. Mereka meminta kepada para pembaca untuk merating makanan-makanan di seluruh dunia hingga menghasilkan World’s 50 Most Delicious Foods. Rendang dan nasi goreng, menempati peringkat pertama dan kedua.

[...]

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Babak Semifinal Liga Champion Eropa, Menuju Munich 2012

1334612023425575353
Semifinal UEFA Champion League; sumber UEFA.com

UEFA Champion League sudah memasuki babak semifinal dengan menyisakan empat tim yang sudah memastikan diri lolos setelah mengalahkan lawan-lawan mereka di babak perempatfinal. Empat tim terbaik Eropa yang terdiri dari 2 wakil dari Spanyol dan 2 wakil masing-masing dari Inggris dan Jerman, akan bertarung pada first leg semifinal Liga Champhion yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 April 2012 pukul 20.45 waktu Eropa.

Banyak pihak sudah menanti-nantikan pertarungan empat tim terbaik di Eropa di babak semifinal musim ini. Pada tanggal 17 April, akan dimainkan partai pertama Bayern Munich yang akan menjamu penguasa klasemen Liga Spanyol saat ini, Real Madrid. Sementara itu, pada tanggal 18 April 2012, di Stamford Bridge Stadion, Chelsea akan menjamu juara bertahan tahun lalu besutan Pelatih Pep Guordiola, Barcelona. Siapa yang akan melangkah ke babak final yang akan diselenggarakan di Munich pada bulan Mei 2012 mendatang?

[...]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS