You are here: Home > Nev(d)erland > Pasar Rakyat di Kanne

Pasar Rakyat di Kanne

Open Market dalam rangka hari Pentakosta di Kota Kanne

Open Market pada hari Pentakosta di Kota Kanne

Saya dan kawan-kawan dapat kabar dari Tante Jane bahwa pada hari Pentekosta di Kota Kanne Belgia terdapat Open Markt yang menjual-barang-barang dengan harga murah. Mirip dengan Koninginnedag yang tiap tanggal 30 April diperingati di seluruh kota di Belanda, pasar terbuka di Kanne tersebut mayoritas menjual barang-barang second hand.

Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai Kanne. Berangkat sekitar jam 11 dari guest house di Brouwersweg 100 Maastricht, saya dan kawan-kawan mengayuh sepeda menuju ke Kanne. Sejauh mata memandang, hamparan ladang gandum membentang luas. Saya segera mengambil kamera dan mengambil beberapa foto sambil mengayuh sepeda. Foto-foto tersebut sudah saya unggah di Facebook.

IMG_1316

Beberapa barang bekas yang dijual di Open Market Kanne

Di Open Markt, beragam barang-barang bekas dijual. Tidak ketinggalan, beragam jenis makanan dan minuman pun juga tersedia di sana. Oleh sebab itu, pengunjung harus betul-betul memperhatikan dengan seksama setiap barang-barang yang dijual.

Saya hampir menyusuri semua jalan-jalan di Kanne. Saya tidak terlalu terkejut dengan barang-barang yang dijual di Kanne. Seperti yang terlihat pada foto di atas, barang-barang seperti itu pernah saya lihat ketika perayaan Koningennedag. Barang-barang yang tampak di foto tersebut hanya sebagian kecil saja. Pengunjung yang datang dari wilayah sekitar Kanne dapat mencari barang-barang seperti baju, tas, CD, kaset, radio, sepeda, peralatan bengkel, mainan anak, jam tangan, jam dinding dan masih banyak lagi.

Cincin Jam

Jam Jari

Setelah menyusuri sepertiga jalan-jalan di Kanne, saya menemukan sesuatu hal yang menarik berupa jam tangan mini yang mirip sebuah cincin. Karena penasaran dengan jam tersebut, saya melihat bentuk dan modelnya sejenak. Nampaknya saya mulai tertarik dan bertanya-tanya kepada penjualnya sambil mencari model yang pas.

Karena saya menyukai sesuatu hal yang sederhana dan simpel, akhirnya saya menemukan jam jari yang cocok. Saya langsung memakainya di jari dan membayar 3 euro kepada penjual jam tersebut untuk kemudian melanjutkan kijken-kijken.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam 3 sore. Saya dan kawan-kawan berjanji untuk pulang ke guest house sekitar jam tersebut karena ada undangan makan malam. Wow, indahnya hari Senin…I love Monday then!! Foto makan malam sudah terunggah di Facebook juga.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

One Response to “Pasar Rakyat di Kanne”

  1. Wiiihh, mantaps 2 jempol

Leave a Reply