Pasar Jumat Maastricht
Hari ketiga di bulan Juni 2011. Saya bersama Nyimas Wardah dan Om John kebagian jatah pergi berbelanja di Pasar Jumat Kota Maastrich. Tidak seperti di Indonesia yang dengan mudah menemukan pasar tradisional yang buka setiap hari, di Kota Maastricht, saya, kawan-kawan dan masyarakat Kota Maastricht hanya bisa menemukan pasar seperti di Indonesia tersebut pada hari Rabu dan Jumat.
Suasana Pasar Jumat di Kota Maastricht
Dengan menggunakan sepeda, kami berangkat dari guest house menuju ke kawasan Markt Kota Maastricht. Tidak butuh waktu lama untuk sampai di pasar. Sekitar 15 menit kemudian kami sampai di lokasi yang dituju. Setelah memarkir sepeda, kami lantas berjalan mencari penjual sayur-sayuran.
Hari pasaran di Kota Maastricht adalah pada hari Rabu dan Jumat. Namun, pasar di hari Jumat lebih besar jika dibandingkan dengan pasar hari Rabu karena barang yang dijual lebih banyak dan beragam, mulai dari kebutuhan sehari-hari, tas, sepatu, bunga, tanaman, peralatan rumah tangga dan sejenisnya.
Belanja Sayuran
Ketika sedang berbelanja sayuran, kami bertemu degan Tante Jane dan Om Rob yang juga tengah berbelanja. Dari jauh, kami memanggil-manggil Tante Jane yang sedang berbicara dengan seseorang. Selain untuk menyapa, kami juga ingin bertanya beberapa nama sayur dalam bahasa Belanda, sebab kami mengalami kesulitan untuk menyebutkan nama-nama sayur tersebut. Sebagai contoh kami belum tahu sebutan “terung” dalam bahasa Belanda, sehingga antara kami dan penjual terjadi masalah komunikasi. Terpaksa, kami menggunakan bahasa tubuh untuk membantu berkomunikasi.
Setelah selesai membeli sayuran, sebetulnya kami akan berpindah ke penjual ikan-ikan segar. Namun, Tante Jane dan Om Rob mengajak untuk pergi minum terlebih dahulu. Karena diajak, tentu kami tidak menolak. Kami kemudian mengikuti Tante Jane ke sebuah cafe yang kemudian diketahui bernama Venezia. Lima minuman sudah dipesan. Sembari menunggu, kami mengobrol banyak hal sambil melihat orang-orang yang berlalu lalang di depan Venezia.
Menikmati minuman di Venezia
Setelah hampir satu jam di Venezia, kami melanjutkan berbelanja daging dan ikan segar di pasar, sedangkan Tante Jane dan Om Rob pergi ke Toko Oriental untuk membeli tusuk sate. Pada hari Sabtu malam, Tante Jane mengundang untuk makan malam bersama dengan menu utama barbeque dan menu-menu enak lainnya. Tidak sabar kami menunggu malam minggu.









[...] Pasar Jumat Maastricht [...]