You are here: Home > (Not) Daily Stories, Nev(d)erland > Koninginnedag Membawa Berkah

Koninginnedag Membawa Berkah

IMG_0344 Seorang anak terlihat sedang memainkan biola. Dia sangat berkonsentrasi menggesek alat musik tersebut sambil membaca nada-nada yang tersaji di depannya. Tas biolanya terbuka menanti orang-orang yang ada di sekelilingnya melemparkan koin ke dalamnya.

Anak tersebut adalah salah satu dari sekian banyak orang Belanda yang tumpah ruah di Vrijhof di Kota Maastricht pada Koninginnedag (Queen Day) tepat pada tanggal 30 April yang lalu. Dengan memakai kostum yang bernuansa oranye yang menjadi warna kebanggaan, beragam cara dilakukan oleh masyarakat Negeri Belanda untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Belanda yang dilaksanakan satu hari setelah Royal Wedding, pernikahan Pangeran William dengan Kate Middleton.

IMG_0343

Salah satu daya tarik Koningennedag adalah masyarakat Belanda diberi kesempatan untuk membuka VrijMarkt di lokasi dan waktu yang sudah ditentukan. Di VrijMarkt tersebut, mereka menjual barang-barang bekas/second hand dengan harga yang murah dan bisa dinegosiasikan.

Bermacam-macam barang bisa ditemukan, mulai dari peralatan rumah tangga, buku, baju, celana, jaket hingga sepeda. Dalam kondisi seperti itu, pengunjung sangat membutuhkan kesabaran untuk berputar dan berkeliling barang-barang yang menarik hingga melakukan proses tawar menawar.

Koninginnedag menjadi hari yang sangat membahagiakan bagi seluruh masyarakat Belanda. Dengan adanya VrijMarket, penduduk di negeri Belanda bisa mendapatkan rejeki dengan cara menjual barang-barang second hand kepada masyarakat umum. Seperti sebuah simbiosis mutualisme, masyarakat yang ada di Belanda juga bisa mendapatkan barang-barang yang masih layak untuk dipakai dengan harga yang jauh lebih murah.

IMG_0345 Seperti yang dialami oleh Wardah, seorang mahasiswa Indonesia yang tengah belajar di Maastricht University. Dia mendapatkan sebuah sepeda yang sangat murah. Setelah menjajal dan bernegosiasi dengan penjualnya, sepeda tersebut bisa dibeli dengan harga 5 euro dari 10 euro yang diminta oleh si penjual.

Wardah terlihat sangat berbahagia ketika menyerahkan uang 5 euro kepada penjual sepeda tersebut, meskipun kemudian harus membeli kunci sepeda seharga 8 euro. Bila dihitung-hitung, harga tersebut sangatlah murah jika dibandingkan dengan harga sepeda baru. Menurut pendapat beberapa orang, mengingat kasus pencurian sepeda di Belanda sangat tinggi, harga sepeda tidak perlu mahal karena apabila hilang dicuri, pemilik sepeda tidak perlu menyesal kehilangan banyak euro. Sangat masuk akal.

Anak kecil pemain biola dan Wardah hanyalah gambaran kecil keceriaan di Koninginnedag yang terlihat di di pinggir lapangan Vrijhof, Kota Maastricht pada tanggal 30 April yang lalu. Belum terhitung perayaan Koninginnedag di kota-kota lain.  Semoga perayaan ini membawa berkah. Sampai bertemu di Koninginnedag tahun 2012.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

3 Responses to “Koninginnedag Membawa Berkah”

  1. Wardah says:

    oh ya win .. aku sudah liat perlengkapan lainnya. kantung sepeda misalnya. yang bagus, harganya mencapai 32 euro. walah ???? — sepeda 5, gembok 8, kantong 32

  2. Winarto says:

    Good…good…good

  3. a! says:

    waaah. kau harusnya ke amsterdam. di sana pusat segala kemeriahan pas queens day. dulu aku beli oleh2 buat lode dan bani di sana saja. :D

Leave a Reply