You are here: Home > Nev(d)erland > Sadar!! Ini Eropa

Sadar!! Ini Eropa

http://www.japparts.nl/images/rmcp/2euro.jpg

Ada satu pelajaran lagi yang bisa dipetik tatkala baru beberapa hari menginjakkan kaki di tanah Eropa. Perubahan pola pikir. Menginjakkan kaki di tanah yang baru harus dikuti dengan perubahan pola pikir. Dalam sebuah teks pidato pengukuhan, Prof. Christantius Dwiatmadja menuliskan sebuah kalimat yang cukup tepat menggambarkan isu tersebut, yaitu “Jika engkau berada di Roma, berlakulah seperti orang Roma“.

Perubahan pola pikir apa? Ada banyak, salah satunya terkait dengan perbedaan mata uang dan nilai tukar Euro terhadap Rupiah. Ketika pertama kali berbelanja di supermarket, melihat daftar harga barang-barang seperti air mineral, soft drink, sayuran dan sejenisnya yang berlabel mata uang Euro, secara sadar/tidak sadar harga-harga tersebut dikonversikan ke nilai rupiah sebelum keputusan beli diambil. Sebagai contohnya, harga satu buah donat bertabur gula bubuk ialah 1 Euro maka bila dikonversikan ke rupiah akan setara dengan Rp 12.000. Mahalkah?

Contoh lain. Seorang kawan kebelet kencing ketika jalan-jalan di seputaran Mosae Forum, Maastricht. Bila ingin melepaskannya di toilet, maka harus membayar 0,5 Euro atau 50 sen. Jika dikonversikan ke rupiah, maka perlu membayar Rp 6.000. Perlu berpikir terlebih dahulu sebelum memutuskan pergi ke toilet atau tidak. Jika di Indonesia hanya perlu bayar sekitar Rp 500 atau Rp 1000 bahkan bisa dilakukan di bawah pohon, tapi sangat berbeda ketika berada di tanah Eropa.

Hal itu mungkin terjadi karena masih beberapa hari di Eropa sehingga segala sesuatu dibandingkan dengan Indonesia, termasuk dalam hal membandingkan harga-harga barang di kedua wilayah yang berbeda tersebut. Melalui proses waktu, perubahan pola pikir pelan-pelan pasti akan terjadi. Bilamana tidak, tentu akan sangat berbahaya jika setiap kali ingin membeli sesuatu harus dikonversikan dengan rupiah. Bila dinilai dalam rupiah terlalu mahal, maka tidak jadi beli?

Berada di Eropa, satu prinsip yang tetap harus tetap dipegang dan tidak boleh dilalaikan adalah perencanaan keuangan sebab hasrat berbelanja pasti akan muncul ketika melihat sesuatu yang di Indonesia tidak/belum ada seperti produk-produk fashion atau kesempatan traveling di beberapa negara Schengen. Jangan sampai besar pasak daripada tiang, lebih besar pengeluaran daripada pendapatan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

One Response to “Sadar!! Ini Eropa”

  1. kalau di eropa gak boleh “membuangnya” di balik pohon yah?

Leave a Reply