10 Filosofi Hidup (orang) Jawa

http://1.bp.blogspot.com/_LPPRsVJOEQ4/TKhP_t9I6TI/AAAAAAAABkM/ZseOg8Eo1VE/s1600/DSC02289.JPG

  • Urip Iku Urup

(Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik)

  • Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara

(Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).

  • Sura Dira Jaya Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti

(segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)

  • Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha

(Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan,kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)

  • Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan

(Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).

  • Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman

(Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah ngambeg, jangan manja).

  • Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman

(Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).

  • Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka

(Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka).

  • Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo

(Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).

  • Aja Adigang, Adigung, Adiguna

(Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti)

Sumber: Facebook Kumpulan Dongeng dan Cerita Rakyat