Beruntung Punya Peta Rute TransJakarta

Sudah sebulan lebih saya berada di Jakarta, kota besar yang terkenal macet dan sibuk. Oleh sebab belum familiar dengan kota Jakarta, maka sebelum tiba di di sana, saya membeli sebuah peta di Toko Buku Gramedia. Tujuan membeli peta itu adalah untuk memberikan petunjuk lokasi dan nama jalan di Jakarta. Peta tersebut cukup membantu dalam mengenali wilayah-wilayah di Jakarta.

Tapi masih ada suatu masalah begitu sampai di Jakarta. Di kota ini terlalu banyak rute-rute angkutan umum. Kata seorang yang saya ditemui di jalan, harus hafal nomor rute angkutan umum agar tidak salah jurusan. Cukup ribet memang berada di daerah yang baru, apalagi di Jakarta. Ahhh, dari pada menghafalkan rute-rute angkutan itu, mending mengandalkan orang di jalan saja. Bertanya ke mereka pasti juga akan diberitahu. Toh, lama-lama juga akan hafal rute-rute angkutan itu. Kalaupun sampai salah jurusan, itu malah lebih bagus, saya malahan tahu tempat-tempat yang baru. Betulkan?

Tapi beruntung ada TransJakarta. Pada mulanya, saya (dan beberapa teman) mengandalkan bertanya ke petugas halte rute-rute yang harus ditempuh apabila ingin menuju ke suatu lokasi; di halte mana harus turun, apakah harus transit, dimana harus transit dan seterusnya. Tapi tidak jarang pula dengan membaca peta rute TransJakarta yang biasanya terpajang di tiap-tiap halte. Dengan cara tersebut, saya bisa sampai di halte yang dituju dengan selamat.

Untuk memberikan gambaran awal, saya juga memanfaatkan website TransJakarta yang beralamat di www.transjakarta.co.id. Di website tersebut tersaji lengkap rute-rute semua koridor, termasuk pencarian jalur dari halte berangkat ke halte tujuan. Website tersebut sangat membantu. Saya senantiasa melakukannya apabila hendak pergi dengan menggunakan busway sebagai langkah preventif agar tidak tersesat. Kalaupun tersesat dan salah jalur pun tidak apa-apa sebab tidak perlu bayar lagi, sangat berbeda dengan angkutan umum.

Rute

Peta dapat diunduh di RuteBusway.com

Agar lebih asyik ber-TransJakarta ria, saya mencetak peta rutenya. Di sana tersedia lengkap halte-halte yang dilalui masing-masing koridor. Peta tersebut selalu berada dalam tas. Dengan berbekal peta itu, saya jadi banyak tahu rute-rute bus TransJakarta, termasuk dengan sendirinya mulai hafal rute-rute tersebut. Cukup baguslah untuk seseorang yang baru sebulan berada di Jakarta.

Paling tidak hal tersebut terbukti di hari Rabu sore ketika saya dan beberapa teman pergi ke Menara Imperium di HR. Rasuna. Berangkat dari halte UI Salemba dengan menggunakan TransJakarta jurusan Senen-Ragunan. Sebelum sampai di Halte Manggarai, ada seorang anak perempuan berseragam SMA yang kelihatan bingung. Dia berdiri di dekat pintu belakang bis, tepat berada di samping saya. Lantas dia bertanya halte terdekat dan kujawab Halte Manggarai. Dia sedang mencari Halte Matraman, padahal bus tidak singgah di Halte Matraman. Ketika Halte Manggarai sudah kelihatan, saya suruh turun di sana dan mencari bus yang berbalik arah yang menuju ke Halte Matraman.

Memang sangatlah membantu peta rute TransJakarta yang saya miliki. Saya jadi banyak tahu daerah-daerah di Jakarta. Selain itu, saya juga bisa membantu orang apabila mereka bertanya tentang rute TransJakarta.