You are here: Home > Recent activities > Pak, Mak, Aku Kuliah Lagi

Pak, Mak, Aku Kuliah Lagi

Bulan Agustus adalah bulan yang sangat mendebarkan bagiku. Pada tanggal 23 bulan ini, menurut jadwal akan diumumkan siapa saja penerima beasiswa International Fellowship Program 2010. Aku sudah berdoa dan berusaha sekuat tenaga agar bisa lolos dalam seleksi beasiswa itu.

Tanggal 11 Agustus 2010, aku ikut sebuah Pendalaman Alkitab di Kantor Scientiarum UKSW. Risa yang bertugas pada saat itu mengambil bacaan dari Kitab 1 Korintus 2: 9, yang berbunyi:

Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Ayat di atas menjadi bahasan diskusi yang menarik di hari Rabu sore itu, bahwa di dalam dunia ini akan senantiasa banyak terjadi kejutan sebab hidup itu penuh dengan misteri. Saat itu aku teringat dengan pengumuman beasiswa IFP itu. Aku masih harus menunggu, kejutan apakah yang akan terjadi pada tanggal 23 Agustus nanti.

Senin sore 16 Agustus 2010, beberapa jam sebelum acara tirakatan di kampungku. Aku menerima beberapa email yang masuk ke inbox. Ada salah satu email yang membuatku berdebar-debar. Pengumuman beasiswa itu muncul hari itu. Setengah tidak percaya, sebab maju seminggu dari jadwal yang diumumkan. Aku membaca kata demi kata dan daftar penerima beasiswa.

Aku semakin berdebar-debar karena belum menemukan namaku, hingga pada nomor urut ke-47, namaku tertulis di sana. Aku baru menyadari bahwa nama-nama penerima beasiswa itu ditulis berdasarkan urutan abjad. Jadi, karena namaku berhuruf depan “W”, maka terletak pada urutan bawah. Praise GOD…Aku bersorak.!!!! Aku diterima beasiswa IFP 2010!!!

Dari kamar, aku mendengar langkah Mak yang masuk ke rumah, sepertinya Mak baru saja selesai membakar sampah. Aku langsung keluar dan memberitahu bahwa aku diterima beasiswa dan memeluknya. Mak juga tidak kalah bergembira. Sambil memelukku, dia juga berteriak senang. Aku juga ingin memberitahu Bapak, tapi belum pulang dari ngarit rumput. Aku lantas kembali membaca lebih detail informasi-informasi lanjutan dari pengumuman di email tadi.

Di belakang rumah, aku mendengar ada seseorang yang masuk ke rumah. Aku yakin itu Bapak yang baru meletakkan arit dan ungkal. Aku keluar kamar dan menemui Bapak lantas berkata bahwa aku diterima beasiswa untuk kuliah S2. Aku melihat Bapak ingin berkata sesuatu, tapi tiada kata yang terucap. Beberapa tetes air mata pun turut keluar, hingga beberapa detik kemudian, terdengar Bapak berdoa memanjatkan ucapan syukur.

Aku bisa menangkap bahwa Bapak juga sangat berbahagia. Bapak dan Mak selalu berdoa supaya aku bisa lolos beasiswa IFP ini. Bagaimanapun, doa dan restu kedua orang tuaku itu yang sangat kuperlukan. Mereka tahu bahwa aku masih ingin berkuliah lagi, namun dari segi pendanaan sudah tidak mungkin lagi membiayai kuliahku. Aku sangat menyadari, dengan profesi Bapak sebagai seorang tukang sampah dan Ibu yang sehari-hari berjualan pecel, sangat mustahil untuk membiayai rencana kuliah lanjutku. Bahkan pada tahap kuliah sarjana pun, orang tuaku sudah kepayahan membiayai, dan itu yang mendorongku untuk bekerja selama berkuliah dulu.

Bulan September setelah Lebaran, aku dan 49 orang penerima beasiswa IFP tahun 2010 harus sudah ada di Jakarta untuk menjalani Pre Academic Training. Selama jeda waktu ini, masih ada beberapa dokumen dan formulir yang harus kulengkapi. Bagaimanapun, aku sangat bersyukur. Aku senang bisa berkuliah lagi. Aku senang bisa membahagiakan orang tuaku. Pak, Mak, aku kuliah lagi.

Tags: , , , , , , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

6 Responses to “Pak, Mak, Aku Kuliah Lagi”

  1. Selamat ya mas. Enak banget bisa menikmati masa-masa kuliah lagi. Beasiswa pula! Hebat!

    Ntar kuliahnya di mana tuh?

  2. Yodie says:

    Aih,selamat ya Mas Win ;)

  3. jokoprast96 says:

    turut bangga win, moga sukses dan dipakai Tuhan bagi kemulianNya.

  4. selamat..!!! sampai ketemu di acara PAT, jakarta.

  5. yanuar says:

    profisiat, mas! semoga bisa ketemu di sini :-)

Leave a Reply