Saya ingin penulisan nama saya diperbaiki. Dalam kartu identitas dan akte kelahiran, nama saya adalah Veronica. Tapi, di surat ini tertulis Feronica. Tolong diganti surat kontrak ini sebelum saya menandatangani
Petikan di atas adalah sebuah ilustrasi yang diambil dari kisah nyata. Kesalahan kecil pada penulisan nama dapat berdampak sepolo. Ketika memposting tulisan berjudul Email, saya mengungkapkan betapa pentingnya sebuah nama email sebagai sebuah identitas di dunia maya. Ada dua hal yang penting yaitu arti dan cerita di balik nama itu, meski ada yang berpendapat apalah arti sebuah nama, dan penulisannya. Kesalahan penulisan nama pada sebuah email, akan berakibat email yang hendak dikirim tidak akan sampai pada alamat yang dituju. Sedemikian penting sebuah nama di dunia maya juga di dunia nyata.
Orang tua saya tidak pernah berkata arti nama saya, mungkin karena memang tidak tahu artinya. Seperti nama-nama Jawa lainnya dan nama dalam keluarga saya, sebagian besar menggunakan nama yang singkat dan mudah diingat, seperti Simin, Parno, Paudi, Bejo, Slamet dan sebagainya. Terinspirasi dari itu, semua nama dalam keluraga saya hanya terdiri dari 7 huruf dan hanya satu kata. Sangat sederhana dan mudah diingat.
Othak-athik gathuk saya sendiri, saya berhasil mengartikan dan mengamini nama saya. Nama saya WINARTO. Saya bagi menjadi dua bagian; Win dan Arto. Win (Bahasa Inggris) bila diartikan ke Bahasa Indonesia bermakna Menang. Arto (Bahasa Jawa) bila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia berarti Uang, Duit. Jadi nama WINARTO berarti Menang Uang/Duit. Saya mengamini hal itu, namun bukan lantas menang dengan cara berjudi, tapi tetap perlu berusaha dan bekerja keras.Itulah arti nama saya berdasarkan metode othak-athik gathuk. Apa arti nama Anda minimal dengan metode othak-athik gathuk seperti saya?
Jangan sampai salah menuliskan nama. Ilustrasi di atas bisa menggambarkan. Nama saya beberapa kali pernah salah ditulis dengan Winarta (pakai huruf a). Untung saja kesalahan itu sangat minim terjadi., mungkin karena pendek. Coba saja kalau nama itu panjang atau nama-nama orang asing. Michael mungkin bisa ditulis dengan Mikel.
Saya sering memesankan kamar hotel atau tiket pesawat melalui telepon. Awalnya bingung ketika harus mengeja satu per satu huruf nama seseorang dan. Misalnya Ian, harus dieja dengan I (India), A (Alfa ) dan N (November). Awalnya mengeja dengan istilah yang mungkin tidak biasa digunakan orang. Huruf I saya katakan dengan Indonesia. Nano-Nano untuk huruf N dan istilah sekenanya. Dalam bahasa komunikasi, yang penting orang yang saya ajak bicara mengerti apa yang dimaksud. Lama-kelamaan akhirnya bisa lebih lancar dengan istilah yang sering dipakai juga kok.
Semoga Anda pun sependapat dengan saya bahwa sebuah nama memiliki arti, paling tidak mengartikan nama sendiri dengan metode othak-athik gathuk, yang menurut saya mampu memberikan motivasi secara pribadi. Kemudian, hati-hati ketika menulis atau mengucapkan nama seseorang, karena Anda pun tidak akan merasa nyaman bila nama Anda salah ditulis atau salah diucapkan.



[...] This post was mentioned on Twitter by Winarto. Winarto said: arti nama saya berdasarkan metode othak-athik gathuk http://bit.ly/cL4ks2 #fb [...]
hohoh ternyata mr menang duit… tapi nama satu kata itu agak ruwet pas ada sistem yg memaksa pake nama blakang
wah menarik… sederhana tapi bisa mengingatkan kita juga agar nggak “ngutak atik” nama kita…
http://anggaramahendra.blogspot.com/