Sujowo Dikhianati Sujatak (2)

Episode: Persembunyian Sujatak di Pacebuk

Sujowo masih terheran-heran dengan dua kali peristiwa pertemuan tidak sengaja dengan Sujatak. Bermula dari ketiadaan kabar mengenai Sujatak pasca pertemuan itu, memancing Sujowo untuk mencari keberadaannya di internet. Bukan untuk apa, hanya sekedar ingin tahu dan mengobati rasa penasaran saja. Kalaupun Sujatak memang ingin menghilang dan tidak memberikan kabar, itu adalah keputusan dan haknya sebagai seorang umat manusia.

Aneh saja kalau dipikir-pikir, tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Sujatak, namun Sujowo mencoba untuk meraba-raba apa yang terjadi dengan Sujatak melalui sumber-sumber informasi yang kiranya masih bisa dimungkinkan. Sujowo teringat dengan situs jejaring sosial Pacebuknya. Ternyata situs jejaring sosial itu bermanfaat juga untuk mencari seseorang.

Dan memang benar, pencarian nama Sujatak di situs jejaring sosial itu membuahkan hasil. Kini rasa penasaran Sujowo terjawab sudah. Dengan sangat yakin Sujowo menyimpulkan Sujowo memang telah berada di Densipar lagi dan bekerja di sebuah perusahaan land investigator yang bernama Benita. Kantornya di Tetinget.

Di situs jejaring sosial itu, Sujatak memiliki 3 account, namun yang dipastikan aktif dan sering dia buka hanyalah satu account. Meskipun tidak menjadi friend, Sujowo berhasil memperoleh banyak foto-foto dan update-update Sujatak, termasuk foto-foto Sujatak ketika berada di Jotakar bersama dengan pacar barunya.

Beberapa foto-foto Sujatak dengan pacar baru dengan gagah terpampang di situs jejaring sosial Pacebuk. Ketika berada di Densipar, Sujowo berhasil menemukan file foto-foto itu di komputer yang Sujatak rahasiakan. Itu dikarenakan Sujatak takut diketahui oleh orang lain, termasuk mungkin dengan perempuan-perempuan yang menyukai dirinya. Maklumlah, Sujowo dan Subeli tahu kisah-kisah di balik kehidupan Sujatak itu semuanya, termasuk kisah-kisah percintaannya. Mungkinkah karena hal itu, Sujatak tidak mau menghubungi Sujowo dan Subeli lagi.

Di halaman Pacebuk pula, foto-foto Sujatak ketika berada di Densipar dan sekitarnya tertata rapi, termasuk ketika sedang bekerja di kantornya, Benita, di Tetinget. Kala itu, foto profilnya mengenakan seragam Benita yang bercorak batik. Beberapa foto dirinya dengan teman-teman kantornya menyiratkan suasana bahwa kini Sujatak telah senang dengan kehidupan barunya, tentu mungkin karena dukungan dari sang kekasih, yang sudah sejak di Densipar selalu rutin bertelepon ria dari malam hingga dini hari. Bahkan, seringkali tertangkap basah sedang merayu-rayu manja di telepon. Salahnya Sujatak sendiri, asyik rayu-rayuan kok berada di kamar Subeli, yang tidak lain adalah tempat Sujowo bekerja dan tidur. Kala itu, Subeli berada di Jotakar, di tempat orang tuanya, sehingga memang antara Sujowo dan Sujatak sering bertemu dan berdiskusi di kamar Subeli.

Semua tabir telah terbuka. Sujowo yakin bahwa Sujatak tidak berada di Jotakar lagi, namun telah bekerja dan kembali di Densipar. Foto-foto terakhir yang muncul adalah kedatangan pacarnya dari Jotakar di Bali. Bersama-sama dengan beberapa orang yang sebenarnya Sujowo dan Subeli kenal, Sujatak berfoto-foto ria di beberapa tempat wisata. Namun, karena ingin tetap menjaga keinginan Sujatak yang ingin menghilang dan melupakan masa lalunya, selain Sujowo dan Subeli sudah malas untuk turut campur dan melihat Sujatak lagi, adalah tepat jika hubungan pertemanan dan persahabatan itu putus.

Sujowo dan Subeli sudah cukup tahu sekarang apa yang telah diperbuat oleh Sujatak. Keinginan Sujatak untuk bersembunyi kini malahan ketahuan, karena persembunyiannya di Pacebuk ternyata tidak aman.

Cerita berikutnya adalah adalah flashback Subeli dan Sujowo yang harus banting tulang untuk membantu Sujatak keluar dari berbagai macam kebingungannya. Tunggu kisah selanjutnya