Ono-Ono Wae
“Ono-ono wae‘, begitu celetuk saya melihat peristiwa-peristiwa yang minggu lalu ramai mengundang keprihatinan. Kejadian-kejadian yang tidak terpikirkan, kok ya ternyata ada di muka bumi ini. Seperti dua hari yang lalu, ada seseorang yang mungkin terobsesi menjadi Spiderman yang memiliki jaring laba-laba yang sangat kuat sehingga dengan sangat mudah terjun dan bergelantungan dari satu gedung ke gedung yang lain. Namun, karena memang manusia biasa, akhirnya orang tersebut pun jatuh dari gedung lantai 6 Gedung Pasar Baru belakang, Jalan Pasar Barat, Bandung. Laki-laki yang nekad terjun tersebut akhirnya tewas di tempat (Lihat beritanya di Detik). Kejadian itu tentu bukanlah yang pertama. Beberapa waktu yang lalu, banyak kejadian serupa yang terjadi pula.
Dan yang tidak kalah mencengangkan adalah kasus mutilasi yang dilakukan oleh Baekuni alias Babe. Penemuan mayat termutilasi di wilayah pembangunan proyek banjir kanal timur Jakarta, menjadi awal terkuaknya kasus mengerikan tersebut. Hasil penyelidikan pihak kepolisian menyebutkan bahwa mayat terpotong lima tanpa kepala itu teridentifikasi sebagai Ardiansyah (9 tahun), pengamen jalanan. Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan kekejian Baekuni karena “pemutilasi khusus anak-anak tersebut” telah membunuh 7 orang anak; 4 orang dimutilasi sedangkan sisanya tidak.
Ono-ono wae yo????








buat berita “si babe” mungkin tergolong perbuatan yg dilakukan diluar akal sehat, apalagi melihat masa lalunya sewaktu kecil yg pernah di SODOMI juga…Hmmmm
Ono-ono wae yo??? hehehehe
jaman edan…
Kalau ndak edan ndak keduman
hmm. mengingatkanku pd seorang temanku.
sakjano yo ora ono2 wae.
they did it for a reason. we just don’t get it.or just don’t want to.
makin bnyak hal2 yang aneh.. ono-ono wae