My Words as My Mind and Soul

Musik dan lagu adalah sesuatu yang universal. Berikut ini adalah contohnya. Lagu berjudul “Parcuma” ini, saya dengar pertama kali ketika berkuliah di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Adalah Akris Ariyanto (atau Lik Gito), ketika dia memutar lagu tersebut di personal computer miliknya, saya jadi tertarik dengan lagu tersebut. Lagu yang berbahasa Ambon tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Pada mulanya, saya tidak hafal dan mengerti lirik lagunya, namun setelah mendengarkan dengan serius dan menggunakan ilmu “othak-athik gathuk“, sedikit demi sedikit bisa memahami lagu dan liriknya.

Kalau ada yang penasaran dengan lagu tersebut, berikut ini lirik lagu “Parcuma

Angin Bawa Kabar Kasana
Bawa Beta Pung Pasan
Par Dia Disana
Bilang Beta Pung Rindu
Bilang Beta Pung Sayang
Biar Beta Tapisah Jauh
Ale Ada Di Hati

Tunggu Ale Lama Disini
Rindu Setengah Mati
Nyong Mana Ale Pung Janji
Beta Sabar Menanti
Sio Ale Nyong Sampai Hati
Biar Ale Tapisah Jauh
Beta Pegang Se Pung Janjitagantong Lama
Katong Pung Cinta
Tagal Mo Tunggu Beta
Cari Hidop Dirantau
Ternyata Beta Susah Disini

(Reff)
Kalo Ada Yang Mo Maso Minta
Nona Tarima Saja
Jang Ale Pikir Beta Lai
Perkara Cinta Beta Cinta
Mo Sayang Paling Sayang
Marsio Mo Biking Apa
Parcuma Beta Susah Di Rantau.

Kalau ingin mengunduh lagu “Parcuma”, bisa diklik link berikut ini. Selamat mengunduh.

§1002 · December 17, 2009 · Recent activities · · [Print]

2 Comments to “Parcuma”

Leave a Reply