Ngobrol Social Media di Radio Bali FM

DSC_0293Term of reference BBC on Air untuk tanggal 22 November 2009 yang berjudul “Social Media Di Mata Kawula Muda” dan diposting di milis Baliblogger sama sekali tidak direspon. Dimungkinkan karena semua lagi konsentrasi pada acara ulang tahun BBC. Meskipun demikian, tiga blogger muda di BBC yaitu Eka Dirgantara, Lina PW dan Gung WS telah menyatakan siap untuk menjadi narasumber BBC on Air.

Jam 19 WITA kurang 10 menit, Eka Dirgantara, Lina PW dan Gung WS sudah berada di dalam studio Bali FM bersama dengan Nana,pemandu rutin BBC on Air di Bali FM. Mereka bertiga telah siap menjadi narasumber BBC on Air yang mengangkat tema “Social Media di Mata Kawula Muda.

Topik tersebut diangkat karena perkembangan teknologi informasi akhir-akhir ini tidak bisa dibendung lagi, dan akhir-akhir ini sedang marak dan booming bermacam-macam bentuk social media (Secara definitif, konsep tersebut dapat dilihat di Wikipedia) yang meliputi social networking, blogging, microblogging, photo dan video sharing atau sejenisnya. Kehadirannya telah menjangkiti semua golongan masyarakat, terutama anak-anak muda. Mereka menggunakan social media tersebut untuk berbagai macam aktivitas, baik untuk menjalin komunikasi, pendidikan/edukasi, hiburan dan sebagainya.

BBC on Air dibuka dengan opening oleh Nana yang dilanjutkan dengan perkenalan ketiga narasumber yang mengaku masih berstatus mahasiswa rajin, baik rajin kuliah maupun rajin beraktivitas dalam berbagai macam social media. Masing-masing dari mereka memiliki blog, akun di Facebook, Twitter dan memanfaatkan internet untuk menunjang aktivitas mereka sebagai seorang mahasiswa, misalkan untuk pengerjaan tugas matakuliah, berkomunikasi dengan teman-teman, refreshing dan hiburan. Bagi Eka dan Gung WS yang berkuliah di bidang desain grafis, internet juga menjadi sebuah sumber inspirasi.

Dari pemaparan Eka Dirgantara, Lina PW dan Gung WS, internet dan social media dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam hal yang positif. Namun demikian, terdapat efek negatif yang dibawa oleh internet apabila tidak berhati-hati memanfaatkannya, apalagi kalau sampai ketagihan, maka akan dapat menurunkan produktivitas. Hal tersebut senada dengan komentar dari Ibu Sri di Gianyar, bahwa terdapat ketakutan dari pihak orang tua manakala anak-anak mereka mulai mengenal internet dan social media. Orang tua khawatir bahwa anak-anak mereka akan terjerusmus ke hal-hal yang negatif dan bisa menurunkan semangat dan produktivitas belajar bila tidak bisa membagi waktu.

Oleh sebab itu, adalah penting memanfaatkan internet dan segala bentuk social media untuk hal-hal yang positif dan mendatangkan kebaikan. Tidak lupa, beraktivitas di dunia maya jangan sampai melupakan kegiatan-kegiatan di dunia nyata. Perlu pengelolaan waktu yang tepat sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang merugikan.