Jangan Tinggalkan Kartu ATM di Mesinnya

http://www.gwinnettforum.com/images/Index_images/06_images/06.1020.cartoon_large.jpgDenpasar, 30 Oktober 2009 jam 07.45 pagi. Bermaksud melakukan transaksi keuangan di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di Jalan Hayam Wuruk Denpasar, yang juga sekaligus terdapat Kantor Cabang Pembantu BRI. Sampai di sana, masih cukup sepi, meskipun sudah ada beberapa nasabah BRI yang menunggu di ruang tunggu, sedangkan mesin ATM yang berada di teras, terlihat ada seorang laki-laki yang sedang bertransaksi. Sikapnya biasa saja.

Setelah menunggu sekitar 15 detik, pria tersebut keluar. Terkesan tergesa-gesa. Pintu ATM yang seharusnya dari dalam “TARIK”, oleh pria tersebut didorong sehingga membuat pintu tersebut agak sulit terbuka dan sedikit kesusahan, meskipun akhirnya bisa terbuka.

Setelah pria tersebut keluar, akhirnya aku masuk ke ruang ATM. Terlihat di bagian layar mesin ATM sebuah pertanyaan yang berbunyi “Apakah Anda ingin melakukan transaksi lagi?”, dengan pilihan “Ya” atau “Tidak”. Hal tersebut menandakan bahwa masih terdapat kartu ATM tertinggal di dalamnya dan transaksi belum diakhiri.

Langsung aku tekan “Tidak” sehingga kartu keluar secara otomatis, mengambil kartu dan keluar dari ruang ATM dan berlari mengejar pria yang tadi keluar tergesa-gesa. Celingak-celinguk mencari pria tadi, hingga akhirnya melihat pria tersebut ternyata telah ada ada di dalam mobil, hendak keluar dari halaman kantor bank.

Aku ketuk-ketuk pintu kacanya yang tertutup dan mengatakan bahwa kartunya ketinggalan. Sambil menyerahkan kartu ATM BRI yang berwarna hijau, pria tersebut berterima kasih sambil berkata kalau hal ini sudah kali kedua dia lupa mengambil kartu ATM setelah melakukan transaksi.

Semoga Anda tidak mengalami kejadian yang sama, demikian juga dengan saya. Apalagi sampai transaksi tersebut belum diakhiri. Kalau ketemu dengan orang yang tidak bertanggung jawab, pasti uang dalam rekening tersebut sudah terkuras habis. Akhirnya, jangan sampai tinggalkan kartu ATM di dalam mesinnya.