Rumus Sukses Jualan Online: Pelajaran dari Sebuah Usaha Kecil dan Menengah di Zutphen, Belanda

13689553281298428625

Start: Mari mendesain flightcase. Gambar dari www.casebuilder.com

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah mengubah cara dan praktek jual-beli. Dengan teknologi internet, jual beli online menjadi marak di masyarakat. Dengan metode tersebut, penjual dan pembeli produk berupa barang dan jasa tidak perlu lagi bertemu tatap muka dalam melakukan transaksi. Meskipun demikian, sebagaimana yang terjadi di praktek jual beli konvensional, para pebisnis online ada yang berhasil dan sukses dengan bisnis mereka, tidak sedikit pula yang harus gulung tikar karena kalah bersaing.

Di tulisan ini, saya ingin berbagi cerita sukses salah satu pelaku bisnis online. Dalam rangka tugas matakuliah, hari Kamis (16/5)saya bersama seorang kawan mahasiswa PhD di Rijksuniversiteit Groningen melakukan kunjungan ke sebuah perusahaan dan mewawancarai pemilik dan staff salah satu usaha kecil dan menengah di sebuah kawasan industri di Kota Zutphen (Belanda) bernama Casebuilder.com B.V . Perusahaan ini bergerak di bidang pembuatan flightcase yang pada tahun 2012 mendapatkan penghargaan MKB Top 100 Innovatie (Penghargaan untuk Usaha Kecil dan Menengah (SME) di Belanda berkat inovasinya membuat flight case dalam waktu 5 hari kerja dan sistem usaha online yang dikembangkan oleh perusahaan ini.

13689555501879346386

Bentuk flightcase umum yang bisa didesain oleh konsumen. Gambar dari www.casebuilder.com

Secara singkat, Casebuilder.com B.V. digagas sejak 5 tahun yang lalu oleh 2 orang, Sam Beltman and Martijn Huinink. Mereka menggagas sebuah usaha pembuatan flightcase dengan cara yang berbeda dan unik, yaitu membuat flighcase berdasarkan pesanan konsumen (bukan mass production) dan mengirimkannya kepada konsumen tersebut dalam jangka waktu 5 hari di wilayah negara-negara Eropa. Untuk mencapai keunggulan tersebut, Casebuilder.com B.V. perlu memiliki mendesain sistem perusahaan yang betul-betul efektif dan efisien. Mereka mengandalkan teknologi informasi yang komprehensif dan terintegrasi mulai dari sistem produksi hingga pemasaran. Terkhusus cara pemasaran, Casebuilder.com B.V. menggunakan strategi pemasaran online untuk mendapatkan pesanan dari konsumennya. Mereka tidak memasang iklan di surat kabar, radio maupun televisi, sebab menurut mereka cara berjualan online malahan lebih berhasil. Bagaimana rahasia sukses perusahaan ini dalam menggaet konsumen mereka secara online? Sam dan Martijn berbagi sedikit rahasia dapur bisnis mereka.

Website yang menarik, informatif dan interaktif – Setelah melakukan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan sistem produksi yang efektif dan efisien sehingga mampu membuat dan mengirim flightcase berdasarkan pesanan konsumen dalam jangka waktu 5 hari, Sam dan Martijn perlu memiliki sebuah website yang menarik dan interaktif, sehingga konsumen bisa memesan, mendesain dan membayar secara online.

1368955669179718150

Mari mulai mendesai flightcase. Informasi dan petunjuk tersedia dengan jelas. Gambar dari www.casebuilder.com

Sam dan Martijn setuju bahwa dalam bisnis online, konsumen harus dibuat betah dan senang dalam berekplorasi di website perusahaan. Yang unik dan menarik dari website bisnis mereka adalah, konsumen seperti diajak bermain-main ketika memesan sebuah flightcase. Konsumen diajak untuk mendesain flightcase sendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Di website perusahaan, Sam dan Martijn juga menyediakan informasi yang lengkap dengan disertai gambar pendukung, termasuk harga flightcase yang didesain sendiri oleh konsumen, sehingga konsumen tidak perlu bertanya kepada layanan pelanggan melalui email atau telepon.

Untuk mendukung jualan online, Sam dan Martijn memanfaatkan kata kunci yang unik agar ketika konsumen mencari produk flightcase di internet,kata kunci seperti flightcase dan flightcase builder bisa muncul di halaman pertama mesin pencari. Penggunaan kata kunci yang unik sangat penting diperhatikan oleh para pebisnis online sehingga konsumen ketika mencari sebuah produk di internet bisa langsung menuju ke website perusahaan.

Sebagai ilustrasi, jika masuk ke website http://www.casebuilder.com/, setelah mengekplorasi website yang disediakan dalam 3 bahasa; Inggris, Belanda dan Jerman; konsumen bisa mulai mendesain sendiri flightcase sebuah dengan kebutuhan dan keinginan. Perusahaan yang saat ini memiliki 15 orang tenaga kerja tersebut memiliki beberapa jenis flightcase secara umum, namun kemudian memberikan keleluasaan kepada konsumen untuk memilih ukuran, dimensi, bahan, aksesoris serta harga yang bisa disesuaikan dengan kantong.

Langkah-langkah yang diberikan sudah jelas, dengan disertai gambar-gambar pendukung. Ketika saya mencoba mendesain flightcase di website tersebut di atas, saya seolah diajak untuk bermain-main dan berimajinasi dengan flightcase yang ingin saya beli. Saya bisa menyesuaikan ukuran, bahan dan apakah saya perlu merakit sendiri atau langsung menerima jadi. Tentu hal ini akan memengaruhi harga. Dengan desain website yang menarik dan sangat informatif, konsumen jadi betah mengeksplorasi dan akhirnya menaikkan potensi untuk membeli.

Layanan, Jaminan dan Garansi – Resep kedua yang diberikan oleh Sam dan Martijn adalah sebagai pebisnis online, karena penjual dan pembeli tidak bertemu tatap muka, maka pebisnis online harus memberikan layanan, jaminan dan garansi total untuk pembeli. Sam dan Martijn percaya bahwa sistem yang mereka bangun sudah sangat efektif, reliabel dan efisien, sehingga apa yang ditampilkan di website dan flightcase yang didesain sendiri oleh konsumen harus sama dengan flightcase yang nanti diterima oleh konsumen dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.

Selain itu, Sam dan Martijn juga menyarankan agar konsumen merasa aman, maka pebisnis online juga perlu menyediakan layanan penelusuran (tracking) supaya konsumen bisa tahu dan mengecek sudah sampai di mana produk yang dipesan. Dengan begitu, perusahaan membangun kepercayaan konsumen dan pada akhirnya akan mendatangkan keuntungan bagi bisnis. Jika kepercayaan konsumen sudah berkurang akibat sistem tracking yang tidak sesuai dengan keadaan di lapangan, maka perusahaan akan bisa rugi dan terancam kehilangan pasar.

1368955733860230963

Hendak dirakit sendiri atau langsung jadi? Gambar dari www.casebuilder.com

Sebagai kesimpulan dari usaha bisnis case builder yang digagas oleh Sam dan Martijn, dalam berbisnis pada umumnya dan bisnis online khususnya, semua informasi yang dimiliki perusahaan dan kemudian diberikan ke konsumen harus betul-betul jelas. Terutama untuk bisnis online, informasi, panduan dan gambar-gambar yang ditampilan di website harus menarik dan interaktif supaya konsumen bisa senang menjelajah website. Website harus didesain agar mudah digunakan dengan dilengkapi panduan yang lengkap sehingga pengunjung website tidak perlu bertanya lagi karena semua informasi sudah tersedia. Kalau tidak jelas, maka konsumen bisa lari dan mencari penyedia jasa lainnya. Selain itu, dalam berbisnis online, apa yang ditampilan di website (dalam hal kuantitas dan kualitas) harus sesuai dengan yang diterima oleh konsumen. Hal ini perlu ditekankan agar konsumen tidak melayangkan komplain akibat produk yang diterima tidak sesuai dengan pesanan, yang biasanya perusahaan harus mengganti. Tentu kalau hal ini terjadi, biaya akan bertambah bukan? Menurut Sam dan Martijn, dengan berpedoman pada prinsip yang mereka pegang, konsumen yang sudah memesan dan menerima flightcase tidak ada yang melayangkan komplain, hingga bisa dikatakan zero error dalam bisnis mereka.

Semoga tips-tips berjualan online hasil wawancara saya dengan Sam dan Martijn dari sebuah usaha kecil dan menengah di Kota Zutphen bisa bermanfaat. Amin.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Merayakan Kelulusan Ala Belanda: Hoera…Hoera…Hoera Ik Ben Geslaagd!

13683439111261908811
Ik ben geslaagd. Sumber gambar scholieren.com

Jika di Indonesia, selepas Ujian Nasional diumumkan, maka siswa-siswa SMP dan SMA merayakan kelulusan mereka dengan cara mencorat-coret baju seragam dengan cat semprot sebagai salah satu wujud ekspresi kelulusan. Namun, ada sesuatu yang berbeda, menarik dan unik yang bisa ditemui di Belanda mengenai cara orang Belanda, terutama anak-anak sekolah, merayakan kelulusan.

Bila suatu kali melewati sebuah rumah di Belanda, dan di depan rumah tersebut berkibar bendera berwarna merah putih dan biru serta sebuah tas tergantung bersama dengan bendera tersebut, maka menandakan bahwa salah satu anggota keluarga tersebut sedang merayakan kelulusan, misalnya lulus CITO Eindtoets Basisonderwijs (Kalau di Indonesia dikenal dengan Ujian Nasional) atau mendapatkan ijazah di tingkat sekolah menengah dan pendidikan tinggi.

1368344154419290276

Saya lulus. Sumber gambar http://members.chello.nl

Pada mulanya, saya bingung saat melihat bendera warna merah, putih biru yang berkibar di depan sebuah rumah dan ada sebuah tas yang tergantung. Kurang kerjaan sekali menggantung sebuah tas di depan rumah. Cuma setelah bertanya, bahwa hal tersebut menandakan bahwa salah satu anggota keluarga di rumah tersebut baru saja lulus dan begitulah cara mereka merayakan. Mengibarkan bendera dan menggantung tas juga sebagai sebuah perwujudan ekspresi kesuksesan, “Hoera..hoera…hoera…Ik ben geslaagd.” (Hore…hore…hore…saya lulus).

Saat baru pertama kali melihat bendera dan tas yang tergantung di depan rumah, saya merasa aneh dan bertanya-tanya. Namun, setelah mengetahui arti dan maksudnya, maka ada keunikan tersendiri dengan cara siswa-siswa Belanda merayakan kelulusan. Perasaan aneh dan unik barangkali juga terlintas di benak orang Belanda jika suatu kali berkunjung ke Indonesia dan melihat siswa-siswi yang mencorat-coret baju mereka dan kemudian berkonvoi sepeda motor di jalan raya. Yah, masing-masing daerah memiliki cara dan tradisi masing-masing.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Belanda Merdeka 5 Mei 1945 lho: Peringatan Liberation Day di Nederland

13676918081434737324

Sebaran peta festival peringatan Liberation Day 2013 di Belanda

Bagi bangsa Indonesia, tahun 1945 adalah tahun yang bersejarah, terutama pada tanggal 17 Agustus 1945. Setiap tahun, pada tanggal dan bulan tersebut diperingati sebagai hari kemerdekaan, bebas dari penjajahan Belanda yang sudah lama berkuasa di bumi Nusantara. Namun, barangkali banyak yang belum mengetahui, bahwa pada Perang Dunia II, posisi negara Belanda juga sedang diduduki oleh negara tetangganya, Jerman. Menjelang Perang Dunia II berakhir, tepatnya 5 Mei 1945, akhirnya masa pendudukan Jerman di Belanda berakhir.

Persetujuan untuk mengakhiri masa pendudukan Jerman di negara Belanda berlangsung di Hotel de Wereld, Wageningen, sebuah kota yang terletak di Provinsi Gederland. Sehari kemudian, dokumen persetujuan tersebut ditandatangani di Wageningen University. Hingga tahun 1990, setiap lima tahun sekali, tanggal 5 Mei diperingati sebagai Liberation Day atau Bevrijdingsdag, hingga akhirnya ada sebuah perubahan yang menyatakan bahwa Liberation Day diperingati setiap tahun, dan tanggal 5 Mei ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Setiap tahunnya, sehari sebelum peringatan Liberation Day, di Belanda diperingati Remembrance of the Dead atau Dodenherdenking. Pada tanggal 4 Mei 2013 ini, 2 menit mengheningkan cipta dilakukan di seluruh wilayah Belanda untuk mendoakan dan mengenang para korban perang. Keesokan harinya, Bangsa Belanda memeringati hari pembebasan pendudukan Jerman pada PD II yang dimulai pada tahun 1940 dan berakhir pada 5 Mei 1945, yang kemudian diperingati sebagai Liberation Day. Festival-festival digelar di Belanda untuk memeringati Liberation Day tahun 2013.

Di Groningen misalnya, peringatan Bevrijdingsdag akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2013 mulai pukul 12.00 hingga pukul 00.00 berpusat di StadPark (Taman Kota), Groningen. Beragam hiburan musik tampil dalam peringatan Bevrijdingsdag tahun 2013 di Groningen (Programma Bevrijdingsdag di Groningen) .

Tags: , , , , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS